3 Cara Mengatasi Windows Cannot be Installed to This Disk Mudah

3 Cara Mengatasi Windows Cannot be Installed to This Disk Mudah

Pesan “Windows Cannot be Installed to This Disk” biasanya sering terjadi saat proses installasi. Kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengatasi pesan Windows Cannot be Installed to This Disk saat melakukan proses installasi, apa penyebabnya dan bagaimana solusinya.

Disebagain kasus, Pesan “Windows Cannot be Installed to This Disk” biasanya terjadi karena hard ware yang tidak kompatible, tentunya hal semacam ini akan sangat mengganggu jalannya proses installasi, karena dengan adanya error tersebut kamu belum bisa melanjutkan atau menyelesaiakan installasi.

Solusi Windows Cannot be Installed to This Disk adalah mungkin kamu harus melakukan pengecekan pada device SATA atau menggunakan diskpart tool. berikut ini adalah cara untuk mengatasi Windows Cannot be Installed to This Disk yang membuat proses installasi menjadi terhenti.

Penyebab Pesan Error Windows Cannot be Installed to This Disk

Kamu mungkin juga akan menemukan pesan seperti “The selected disk is of the GPT partition style” saat hendak melakukan installasi windows. dan kamu pasti akan bertanya kenapa windows tidak bisa di install pada GPT disk. Umumnya, penyebab masalah tersebut adalah motherboard. taukah kamu terdapat 2 jenis boot mode yang bisa kamu pilih? Kebanyakan windows menggunakan versi UEFI Boot mode, sedangkan untuk komputer versi lama seperti windows XP, biasanya menggunakan BIOS.

Karena terdapat 2 tipe boot mode, jadi skema partisi mereka juga berbeda, yaitu MBR dan GPT atau GUID Partition Table. Jika kamu ingin menggunakan sistem boot dari GPT disk, maka motherboard harus mendukung UEFI, dan sama jika kamu ingin menggunakan MBR, maka kamu motherboard harus mendukung BIOS.

Penyebab windows error

Solusi 1: Lakukan Konfigurasi BIOS settings (boot mode)

Pertama-tama, kamu harus melakukan backup file terlebih dahulu jikalau terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. kemudian kamu hrus memastikan bahwa pada Boot mode di BIOS sudah terset ke “Legacy” dan bukan “UEFI”. Saat ini kebanyakan motherboard sudah mendukung kedua mode, jadi kamu tidak perlu khawatir, pastikan saja settingan di Bios kamu sudah benar. Berikut ini adalah cara setting boot mode bios ke Legacy.

Informasi: Setiap laptop atau komputer akan memiliki tampilan yang berbeda-beda, jadi usahakan untuk menyesuaikan dengan pengaturannya.

BIOS Legacy mode

1. Silahkan Restart Komputer.

2. Kemudian masuk ke BIOS dengan menekan F1, F2, F12 atau Esc. cara untuk masuk BIOS memang berbeda-beda di setiap komputer, jadi kamu harus mencobanya satu-satu jika belum mengetahuinya.

3. Setelah kamu berhasil masuk ke BIOS, silahkan arahkan ke Boot atau Boot mode untuk menyeting boot.

4. Jika kamu sudah berhasil mengarahkannya ke menu Boot, maka pada BIOS Boot Mode ganti ke “Legacy

5. Kemudian tekan Enter, > Save settings and exit.

Solusi 2: Bersihkan disk dan Convert menjadi MBR

1. Silahkan backup semua data di GPT disk kamu yang ingin di convert, karena proses ini akan menghapus semua file.

2. Boot komputer kamu melalui Windows installation disk, bisa bootable juga. kemudian masuk ke System Recovery Options > Kemudian pilih Command Prompt atau CMD.

system recovery options

3. Setelah command prompt terbuka, silahkan ketik diskpart dan tekan Enter.

4. Kemudian ketik list disk dan tekan Enter lagi untuk mengetahui yang mana GPT disk. Kemudian cari berapa nomer dari GPT disk tersebut.

5. Selanjutnya ketik select disk # (ganti # dengan nomer disk GPT yang ada pada windows kamu), untuk memilih GPT disk, lalu Klik Enter.

6. Lalu ketik clean, kemudian Enter. Ingat, command ini akan menghapus semua data dalam disk atau partisi yang dipilih. pastikan kamu sudah membackup semua data dan melakukan proses ini dengan benar.

GPT disk

7. Langkah terakhir adalah silahkan ketik convert mbr kemudian klik Enter. Disk yang kamu pilih akan terconvert menjadi MBR. Proses selesai, ketik exit lalu enter untuk keluar.

Cara Mengatasi Windows cannot be installed to this disk. The selected disk has an MBR partition table. On EFI systems, Windows can only be installed to GPT disks

Ketika kamu mencoba untuk menginstall windows dengan UEFI mode di komputermu, kamu tidak bisa memilih disk sesukamu. Hal itu terjadi karena kamu tidak bisa menginstall UEFI mode pada disk yang menggunakan partisi MBR, kamu hanya dapat menginstallnya pada disk GPT saja, lihat gambar dibawah sebagai keterangan:

GPT disk 1

GPT menwarkan skema yang lebih fleksibel dibandingkan dengan skema MBR. Saat ini sudah banyak komputer yang mendukung versi UEFI dari BIOS untuk mempercepat shut down dan juga boot. Hal itu juga dimaksudkan untuk menambah fitur keamanan yang lebih komplit. Jika kamu ingin melakuka boot melalui UEFI mode, disk install OS harus GPT Style. Sekarang sudah banyak komputer yang menyediakan CSM (compatibility support module) jadi versi legacy BIOS bisa digunakan jika dibutuhkan.

Solusi 1: Ubah Pengaturan Boot BIOS

Cara pertama yang akan kita gunakan adalah melalui BIOS dengan mengubah pengaturan pada boot UEFI. berikut ini adalah langkah mengganti boot mode ke legacy BIOS:

1. Cara hampir sama dengan yang di atas, silahkan masuk BIOS dengan menekan tombol F1, F2, F12 atau Esc untuk masuk ke BIOS.

2. Setelah berhasil masuk ke BIOS, arahkan ke tab Boot. Kemudian silahkan disable EFI Boot Source, dan ganti boot mode ke Legacy.

3. Setelah selesai, pilih Save changes and exit.

Cara Mengatasi Windows cannot be installed to this hard disk space. The partition contains one or more dynamic volumes that are not supported for installation

Pesan error seperti “The partition contains one or more dynamic volumes that are not supported for installation” biasanya muncul ketika kamu mencoba menginstall windows pada Dynamic disk. Kamu hanya di izinkan untuk melakukan installasi fresh windows pada dynamic volume hanya ketika volume tersebut telah di convert dari disc basic.

basic disk dan dynamic disk

Lalu apa itu basic disk dan dynamic disk?

Pada umumnya Basic disk menggunakan partisi MBR karena disk tersebut digunakan oleh Microsoft MS-DOS OS dan semua versi windows. basic disk juga mendukung partisi GPT pada sistem yang mendukungnya. Dengan basic disk kamu dapat membuat dan menghapus primary, meng-extend, melakukan format dan membuatnya aktif.

Sedangkan dynamic disk menyediakan fitur yang tidak disediakan basic disk. Kedua partisi MBR dan GPT data digunakan pada dynamic disk. dynamic disk juga menyediakan fleksibilitas yang lebih baik dalam manajemen volume.

Solusi 1: Comvert dynamic disk ke basic disk menggunakan Disk management

1. Pertama kamu harus membackup semua volume dan data pada dynamic disk yang akan kamu convert, karena langkah ini akan menghapus semua data dan partisi.

2. Buka disk management. Cara membuka disk management ketik Windows + R kemudian ketik diskmgmt.msc lalu tekan Enter.

3. Jika disk management sudah terbuka Delet semua volume yang ingin kamu convert menjadi basic disk. Klik kanan pada partisi yang ingin kamu convert, kemudian pilih Delete.

4. Jika kamu sudah men-delete nya, kemudian klik kanan pada disk tersebut dan pilih Convert to Basic Disk. Setelah disk terconvert, kamu bisa membuat partisi pada disk tersebut.

Solusi 2: Ubah dynamic disk ke basic disk menggunakan cmd (command line)

1. Silahkan buka CMD, jika belum ada OS yang terinstall pada komputer, kamu bisa menggunakan windows installation fitur dengan cd atau flashdisk bootable. kemudian klik pada Repair your computer > Troubleshoot dan pilih Command Prompt.

2. Kemudian seleah cmd terbuka, hapus semua volume pada dynamic disk. cara menghapus volume pada dynamic disk adalah dengan menggunakan command berikut ini.

Ketik diskpart > list disk > select disk # (ganti # dengan nomer disk yang ingin dihapus) > detail disk > select volume=0 (ganti 0 = pilih sesuai dengan disk yang ingin dihapus). > delete volume

3 Cara Mengatasi Windows Cannot be Installed to This Disk Mudah

 

Cara ini mungkin sedikit advance karena melibatkan beberapa elemen command prompt. Sebaiknya kamu didampingi oleh seseorang yang mengenal komputer saat melakukan cara-cara diatas, karena sedikit sensitif, kamu juga mungkin akan menghapus partisi lain yang seharusnya tidak kamu hapus. yang terpenting adalah selalu lakukan double check dan juga teliti saat menjalankan command atau cara diatas, sehingga tidak terjadi kekeliruan.

Kamu juga bisa menggunakan beberapa software referensi untuk mengatasi error Windows Cannot be Installed to This Disk ini. seperti DiskGenius atau yang lainnya. Kamu juga bisa melihat referensi dari source terpercaya seperti dari Microsft.

Nah itu tadi adalah tutorial cara mengatasi windows cannot be installed to this disk. semoga cara ini bisa menjadi referensi bagi kamu untuk menyelesaikan masalah. silahkan tinggalkan komen dibawah jika kamu mempunyai pertanyaan seputar topik ini, sehingga kita bisa mendiskusikannya bersama.

Adam
Sangat antusias dengan teknologi, Suka traveling, berharap bisa mengembangkan bakat supaya bisa berguna bagi bangsa dan negara. sangat senang berinteraksi dengan kawan-kawan untuk mencari sebuah ide baru! Doa dan Ibadah itu kewajiban.